Naskah Teater : KLISE “Edisi Sumpah Pemuda ‘11”


Oleh : Teater SUA Surabaya 

blogger templates


Sinopsis :

“Sebuah perbandingan tentang semangat kepemudaan di era perjuangan dengan era teknologi modern, sebuah semangat nasionalisme yang coba untuk direfleksikan dengan keadaan zaman yang telah dikepung oleh berbagai kecanggihan teknologi dan informasi yang masuk secara bebas ke dalam sendi-sendi kehidupan”. Masih adakah nasionalisme 1928 itu di jiwa pemuda sekarang ini?.


Adegan I :

Lampu panggung mulai membuka matanya menyorot ke sosok manusia membawa payung yang kemudian mengarahkan paying itu kea rah penonton, tampaklah tulisan di paying itu terbaca oleh penonton (Tulisan: 1928). Sosok itu kemudian hilang bersama menutupnya mata lampu panggung.


Adegan II :

Lampu kembali membuka matanya pas di tengah2 panggung, perlahan tampak sang merah putih yang tegak berdiri. Tak lama kemudian dari arah belakang penonton tiga sosok muncul dengan pakaian berbeda yang mencirikan daerah masing2 sosok. Ketiga sosok itu berjalan bersamaan di atas bakiak panjang menuju ke sang merah putih.
Sosok I, II, III  : (tangan kiri memegang bendera tangan kanan mengepal)
Kami Putra dan Putri Indonesia Mengaku Berbangsa Satu Bangsa Indonesia
Kami Putra dan Putri Indonesia Mengaku Bertanah air satu tanah air Indonesia
Kami Putra dan Putri Indonesia Mengaku Berbahasa satu bahasa Indonesia
Lampu panggung kembali menutup adegan dengan menghilangkan pelitanya.


Adegan III :

Sosok pembawa paying kembali terlihat ketika panggung disorot oleh cahaya lampu. Kembali paying itu diarahkan ke penonton namun kali ini tulisan yang tampak adalah  “2011)”. Panggung kembali gelap.


Adegan IV : 

Lampu menyinari setiap sudut panggung dari luar masuk 3 pemuda telanjang dada dengan sebotol minuman di tiap2 tangan kanan sosok itu. Mereka masuk bersamaan dengan menggunakan bakiak panjang menuju tengah-tangah panggung.
Pemuda I                      : (berlagak seperti komandan) Siap gerak… luruskan…
Pemuda I, II, III           : (berbaris, mengangkat tangan kanannya yang memegang botol)
Kami Pemabuk Indonesia bersumpah :
Satu tiada hari tanpa miras
Dua berbuat onar sebagai kebiasaan
Tiga Anarki adalah penyelesaian setiap masalah
Pemuda III                   : Empat Wanita adalah mainan kami
Pemuda I                      : He cukup 3 saja sumpah pemuda saja 3 masak sumpah pemabuk 4
Pemuda II                    : Setuju…
Pemuda III                   : Tapi yang keempat menarik bos
Pemuda II                    : Setuju…
Pemuda I                      : Terserah kalian lah yang penting hepi…
Tak lama kemudian ketika pemuda itu tersungkur ke tanah tak kuat menahan kepala mereka yang sudah mabuk berat.


Adegan V :

            Sebuah ranjang tampak ditengah panggung begitu lampu menyinari setiap bagian panggung. Seorang anak SMA masuk dengan menggendong seorang gadis yang juga berpakaian SMA. Membopongnya ke ranjang
Pelajar I           : (berbaring di atas ranjang dengan pose menggoda Ayo sayang sudah gak tahan lagi ini…(memegang bajunya) aku buka ya…
Pelajar II          : (meraih tasnya mengambil HP) sebentar sayang momen indah semacam ini saying kalau tidak diabadikan…(mengarahkan kamera HP ke pelajar I) ayo saying buka perlahan-lahan… bagus sekali sayang …
 Keduanya pun terlibat dalam pergumulan sepasang suami istri dengan kamera HP sebagai saksi bisu. Lampu padam disertai dengan jeritan (Pelajar I : Oh … yes…ohhh!!!).


Adegan VI :

Seorang reporter dan kameraman berdiri di samping panggung sementara di sisi lain tampak Pelajar I dan II duduk tertunduk lesu…
Reporter           : (menghampiri pelajar I dan II) pemirsa saat ini kami berada dengan dua pelaku  video mesum yang beredar luas di internet… (mengarahkan microphone ke pelajar II) apa tanggapan anda mengenai video anda berdua yang sekarang tersebar luas di Internet?
Pelajar II          : kami tidak tahu menahu tentang penyebar video tersebut…kami hanya membuatnya saja
Reporter           : lalu mengapa anda sampai membuat video semacam itu?
Pelajar II          : ya…namanya juga anak muda yah wajar lah jika kami ingin mengekspresikan cinta
Pelajar I           : memang apa salah kami toh kami melakukannya suka sama suka bukan pemerkosaan
Reporter           : tapi perbuatan anda berdua kan bertentangan dengan kesopanan dan adapt ketimuran
Pelajar II          : kalo nuruti adat istiadat terus kapan majunya negara ini… lagian mana ada orang dihukum karena melanggar norma kesopanan jadi polisi salah jika menangkap kami
Pelajar I           : ya … cari saja siapa yang menyebarkan dan mengganggu privasi kami
Reporter           : (menghadap ke kameraman) pemirsa demikian wawancara kami dengan kedua pelaku video mesum yang kini lagi marak di kalangan pelajar dari TKP Indah Purwanti melaporkan.
Panggung Kembali hening dan senyap…


Adegan VII :

            Di dalam panggung tampak 4 orang Mahasiswa yang duduk di sisi-sisi panggung dengan laptop di depannya …
Mahasiswa I     : (terlihat seperti mengetik seseuatu kemudian memandang kea rah penonton) Status… sudah malam mata belum juga mau terpejam
Mahasiswa II    : Komentar…kenapa bro banyak nyamuk ya?
Mahasiswa I     : Komentar ...bukan bang…wajahnya selalu terbayang
Mahasiswa III  : Komentar…e..e..e..yang sedang jatuh cinta…siapa sih?
Mahasiswa I     : Komentar…biasa Wulan teman sekelas wajahnya seakan memenuhi lamunan q selalu
Mahasiswa II    : komentar …emang kayak gimana si Wulan itu…cantik ya… bagi donk
Mahasiswa III  : komentar… kue kali dibagi
Mahasiswa I     : komentar …sebenarnya gak sih anaknya gendut…pendek…pesek lagi tapi gak tau yach kenapa aku suka sama dia 
Mahasiswa IV  : Komentar…Begitulah cinta jika panahnya sudah menembus hati kita tak ada yang mampu menolaknya
Mahasiswa III  : Komentar …eit sapa bilang Wulan tuh cantik lho! Tapi jangan patah hati ya dia dah punya pacar
Mahasiswa I     : Komentar…cantikan juga kamu tapi sayang cerewet…tapi aku gak peduli aku dah tergila-gila sama Wulan jadi yang kedua atau ketiga pun aku mau
Mahasiswa IV  : Komentar…lebai!!!mana ada cowok jadi yang ke 2
Masuk Mahasiswa V dengan menenteng laptop yang menyala di tangannya
Mahasiswa V   : Status …Sekolah pada ambruk di tengah limpahan dana pendidikan
Mahasiswa I, II, III, IV mengacungkan jempolnya (koor : suka…)
Mahasiswa V   : komentar … dananya mengalir ke kantong pejabat
Mahasiswa I, II, III, IV mengacungkan jempolnya (koor : suka…)
Mahasiswa V   : Komentar …kapan negeri ini bebas dari tikus2 koruptor?
Mahasiswa I, II, III, IV mengacungkan jempolnya (koor : suka…)
Mahasiswa V   : Komentar …Jancok komentaro ojo suka tok!
Mahasiswa II    : Komentar…Status gak menarik…males
Mahasiswa I     : Komentar…mending mikir Wulan
Kelima mahasiswa terus sibuk dengan face book mereka dengan komentar-komentar yang semakin tak karuan…Tiba-tiba dari kursi paling depan salah seorang penonton berdiri
Penonton          : Stop…stop (seketika itu pemain di panggung tablo) tontonan apa ini gak mendidik blas…diulang ae dari awal (mengerahkan remote ke panggung)
Seketika itu pemain yang ada di panggung berjalan ke belakang begitu juga pemain-pemain di adegan sebelumnya berjalan mundur dari panggung sampai pada gadis pembawa payung menunjukkan payung yang bertuliskan 2011
Penonton          : Nah diulang dari sini saja… mulai!


Adegan VIII :

Tiga orang Pemuda masuk bersama dengan bakiak panjang dengan botol di tangan kanan, namun kali ini mereka tidak minum akan tetapi menaruh botol itu di tengah panggung menabuhnya dan menjadikannya alat musik…mereka pun memainkan musik dengan botol-botol itu… hingga lampu padam


Adegan IX :

Masuk Pelajar II dengan membopong Pelajar I namun ditubuh gadis itu terbungkus oleh kardus dan kabel-kabel yang menghubungkan dan keliatan menjulur ke luar. Kemudian Pelajar II memegang remote yang diarahkan ke tubuh pelajar I yang kemudian bergerak seperti robot mengikuti perintah dari Pelajar II. Kemudian masuk reporter beserta kameraman
Reporter           : Pemirsa yang anda saksikan ini adalah demonstrasi pelajar dengan robot ciptaannya yang telah mengharumkan nama bangsa dengan memenangkan kontes robot internasional
Lampu perlahan padam mengakhiri adegan


Adegan X:

            Semua pemain masuk dengan karakternya masing-masing
Pemuda I          : Wahai kau yang berada di singgasana lihatlah anak-anak negeri ini berkarya
Pemuda II        : Kami bukanlah pembuat onar sebagaimana yang kau tuduhkan
Pelajar II          : Sudah saatnya kamu turun dari kursimu yang sudah karatan itu
Pelajar I           : (bergaya seperti robot) Biar..kami… menggantikanmu
Mahasiswa I     : Sudah saatnya Pemuda berbicara
Mahasiswa II    : Biarkan kami buktikan pada dunia di pundak kamilah bangsa ini maju ke depan…
Seluruh Pemain : (tangan terkepal ke atas) mengucapkan sumpah pemuda…
Berakhirnya sumpah menandai berakhirnya adegan namun pemain masih di dalam panggung. Tiba-tiba penonton yang berda didepan maju
Penonton          : (tepuk tangan) Aplaus untuk pementasan ini…inilah pementasan yang mendidik…tapi adegan main face booknya kok gak diganti?
Mahasiswa I     : yo wajarlah face book an buat curhat2 an masak gitu aja gak boleh…
Pernyataan itu diringi dengan tertawa dan tepukan dari semua pemain yang menandai berakhirnya kisah ini.

Read More →

Contact

Contact Person 
Kepala Suku : Lauhul Firdausi el Bahri (Lafil)
Fakultas : Bahasa dan Sastra
Prodi : Sastra Inggris
Tempat Tanggal Lahir : Tuban, 11 Agustus 1995
Alamat : Karangasem Jenu Tuban - Blimbing Paciran Lamongan
No hp : 085645300127
Facebook Teater Satu :
www.facebook.com/teater.satuunipdu
Twitter :
https://twitter.com/teatersatu11
tahun periode : 
2014

Read More →

SEJARAH TEATER SATU (Sastra Unipdu)


U
nipdu berdiri pada tahun 2002 yang merupakan gabungan dari dua sekolah tinggi. STIBA (sekolah tinggi ilmu bahasa asing) dan STAI (sekolah tinggi agama islam. Seiring dengan perkembangan jaman STIBA berubah menjadi fakultas sastra dan STAI berubah menjadi Fakultas agama islam.
Teater adalah salah satu kegiatan mahasiswa STIBA. Awalnya tanpa nama tanpa konsep bahkan tanpa ada pelatihan pelatihan. Teater menajdi salah satu sarana penyampaian aspirasi mahasiswa yang sayangnya hanya tampil pada moment tertentu.
Pada saat STIBA telah berubah menjadi fakultas sastra beberapa “anggota” berkeinginan meresmikan keberadaan organisasi teater yang ada. Dipandengani haris aulia rahman sebagai ketua teater satu terbentuk. Nama “SATU” dipilih tidaklah mempunyai makna yang baku. Masing masing dari anggota berhak memberikan arti sendiri karena sebelumnya ada banyak tawaran nama. Hingga pada suatu persiapan pementasan yang berjalan dengan ganjalan atas ketidak sepakatan nama maka dipilihlah nama SATU (Sastra Theatre Unipdu) yang juga di maknakan ada beberapa tawaran nama tetapi semuanya memiliki kesamaan tujuan yaitu kegiatan teater harus ada fakultas sastra.
Pada perkembangan keanggotaan teater satu sendiri terbuka bagi siapapun yang berkeinginan untuk bergabung. Luqman adalah salah satunya mahasiswa fakultas agama islam yang bergabung dengan teater satu. Beberapa nama para anggota yang eksis pada awal pembentukan mohammad safrowi sekaligus ketua BEM lebih terkonsentrasi sebagai media penghubung pada anggota dan para pimpinan kampus. Alfiyan rehendra sebagai pembantu umum menggubah naskah dan tata musik. Syarif basrowi, yuliana, ahmad syaifullah, anas bachtiar, nurul mafrochah para aktor aktris spontan. Mohammad tamimi dan luluk hikmah adalah para kakag tingkat yang senantiasa mendukung setiap pementasan spontan.
Pada awalnya pementasan pementasan di lakukan dengan cara “LIPSING” (Rekaman Kaset) dengan naskah setengah jadi yang akan berkembang pada proses perekaman. Di antaranya naskah KAMPUS CINTA dan MAHASISWA ABADI (sarjana agak gimana... gitu) di pentaskan lipsing. Selanjutnya berkembang menjadi pementasan “IMPROVISASI” dengan naskah hanya sebagai penentu alur dan dialog akan berkembang di atas panggung. Di antaranya MBAH DEKAN dan Tejo-Sukarti,
Dari beberapa pengalaman “PROSES” tanpa pembimbing dan bertambahnya anggota (mahasiswa angkatan 2001), anggota bersepakat untuk mencari sosok pelatih yang pada praktiknya sang pelatih lebih memilih istilah “berlatih Bersama”. Bpk. Ms. Nugroho (teater angan angan IKIP Malang) di daulat sebagai pembimbing/pelatih/teman berlatih. Karena kesibukan beliau sebagai guru SMP 2 rejoso beliau mengusulkan seorang pengganti. Mas Fanani (teater Tombo ati Jombang) yang sekali lagi karena kesibukannya menawarkan seorang pengganti. Mas Lutfi (teater Tombo Ati) yang merupakan adik dari mas Fanani. Bersama Mas lutfi, teater satu mulai di kenalkan naskah naskah yang bukan lagi naskah komedi. Naskah yang pernah di pentaskan diantaranya RAJA PURE (ms Nugroho) LEGENDA (Zakiyah dan Alfiyan) dan Ndak (Fanani).
Pementasan raja pure seolah memberi warna baru bagi teater satu. Teater satu yang pada awalnya hanya sekelompok mahasiswa yang menampilkan komedi sendiran tanpa konsep jelas, mulai berubah. Pada pementasan pementasan selanjutnya naskah sebisa mungkin di hafal, penambahan atau pengurangan dialog di atas pentas berusaha di minimalisir.
Jombang, Mei 2007

Read More →

Naskah Drama - 15 menit menuju taubat

Naskah Drama: 15 Menit Menuju Taubat by ME!

Ini hanyalah sebuah karya lama yang saya buat saat SMA dulu.Ya, saat saya masih tergabung dalam organisasi keagamaan di sekolah.Kaget ya?Memang banyak yang tidak menyangka bahwa saya ini dulu pernah sempat sedikit agak alim, fase kehidupan. Jadi, naskah ini saya buat untuk tim teater ROHIS SMA saya, TRAGIS: Teater Asik Gaya Islami. #koprolkayangnabraktembok
Sekali lagi, ini hanyalah satu bentuk lain dari apresiasi saya dalam bidang tulis menulis. Oh ya, selain sebagai penulis naskah, saya juga berperan sebagai pemain dalam drama ini loh, hahahaa. (˛)
Selamat menikmati. Judulnya “15 Menit Menuju Taubat” #jangantanyakenapa #sumpahudahlupa
Suatu hari sepulang sekolah, ikhwan-ikhwan rohis XX lagi pada nongkrong di mushala.Ada yang lagi baca Al-Qur’an, shalat Zuhur berjamaah, belajar fisika, dan ada juga yang hanya sekedar numpang ngadem di bawah kipas angin mushala.Ya…beginilah suasana sehari-hari di mushala al-kautsar SMAN 3 Depok.Selalu penuh dengan mereka yang gemar memburu pahala dan keridhaan dari Allah SWT.
Yusuf         :Assalamu’alaikum…
Ikhwan       :Wa’alaikum salam…
Ali              :Suf, muka akhi kenapa? Koq ditekuk-tekuk gitoe?Tadi pagi lupa sahur ya?
Yusuf         :ngga’, lagian siapa juga yang saum? Ane kesel, keseeeel banged. Sumpah, ngeselin banged. Uuuuuuh, keseel, keseeeeel, keseeeeeeeeel banged!!!!
Qori            :Huusss…..istighfar cup!!! Emangnya kesel kenapa sieh?
Yusuf         :Ntu, dikelas ane ada anak baru. Sumpah anaknya belaguuu banged. Masa , ane dikatain kaya’ badut, udah gitu, pas ane ajak sholat zuhur, eh dia malah marah-marah. Abiz gitu, dia ngerokok lagi kelas,,, bayangin donk,ngerokok di classss!!! Ngeselin banged tau ngga’!
Omen         :Astaghfirullah…keterlaluan banged ya tu orang. Siapa sih namanya,, belum tau ane apa?
Arif            :Apaaan sih loe men! Emangnya ente siape, sampe-sampe ntu anak baru kudu kenal sama ente?
Omen         : bukannya gitoe, tapi ya…
Firzie          :Assalamua’alaikum…
Ikhwan       :Wa’alaikum salam…
Firzie          :Eh tau ngga’? antum-antum semua pasti ngga’ percaya sama apa yang baru aja ane liat! Masa tadi ada anak ngga’ dikenal pake seragam smantie ngerokok di depan ruang Wakasek. Truz pas ane sapa, eh dia malah marah-marah ngga’ jelaas gitu, pake ngatain ane segala lagi. Yang lebih parah lagi dia tuh ngata-ngatain anak-anak yang lagi pada mau ke mushala..katanya gini: “ngapain sih mereka sholat? Gw aja yang Islam dari lahir , ga pernah sholat.”. gituu masa..
Ikhwan       :Astaghfirullah…
Yusuf         :Anaknya putih bukan? Teruz idungnya mancung, tinggi, rambutnya jabrik, bajunya berantakan, and sepatunya merah?
Firzie          : Persis, akhi kenal? Emanknya siapa sih?
Omen         : Dia ntu anak baru dikelasnya Ucup, namanya…siapa suf?
Yusuf         :Namanya Excel, pindahan dari Bangkok.. nih kita lagi ngomongin dia.
Guna          :Astaghfirullah…ngga’ baik ngomongin orang. Su’udzan, fitnah, dosa!!! Emangnya antum-antum semua mau dianggep kaya’ orang-orang yang  memakan bangkai saudaranya sendiri, kaya’ yang ada dalam surat Al-hujurat ayat 12..(ciee, bisa juga ya gw ngedakwah didepan temen-temen gw)…
Ali              :Kita bukannya su’udzan, ini fakta!!
Guna          :Tapi ini kan ghibah, jadi sama aja jeleknya…
Ardian        :Eh udah-udahhh, ngapain sih kita berdebat gara-gara orang yang belum kita kenal..udah yuks mendingan kita pulang,  besok kan ada ulangan fisika…
Keesokan paginya, seperti biasa mushala dipenuhi oleh anak-anak yang lagi pade sholat dhuha and juga belajar..maklum hari ini kan ada ulangan fisika…
Firzie   :Gimana nieh, udah pada siap belon buat ulangan fisika entar?
Ardian :Alhamdulillah, soalnya kan waktu mentor jum’at kemaren udah diajarin kaka’ mentornya..
Guna          :Itulah enaknya masuk rohis, disini selain belajar agama, kita juga bisa nanya-nanya tentang pengetahuan umum lainnya. Coz banyak alumni rohis yang sekarang udah yang ngga’ sungkan-sungkan ngebagi ilmunya ama kita-kita. Udah gitu anaknya asik-asik lagi, gaul tapi tetap islami. Yang kaya’ gini nih cuman ada di rohis smantie.
Arif            :Tau deh yang anak kader…pake sok-sok promosi segala…
Guna          :Masya allah…
Firzie          :Eh-eh, liat deh! Itukan anak yang kita omongin kemaren..ngapaiin dia di mushala? Samperin yuks…
Ali              :Ngga’ usah, ngapain amat!
Firzie          :Sebagai sesama muslim kita wajib menjalin silaturahim, sesuai dengan sabda Rasulullah yang bunyinya: “barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaklah dia menjalin silaturahim.”(berjalan keluar menghampiri Excel)
Firzie          :Assalamu’alaikum,,antum baru yaaa disini? Kenalin, ane Firzie..
Excel          :Excel, loe anak yang kemaren kan? Eh…sori yaa kalo kemaren gw agak kasar.
Firzie          :Ga’ papa lagi,, masuk yuk, ane kenalin ama temen-temen yang laen!
Excel          :Temen-temen loe kaya’ loe semua ngga’?
Firzie          :Maksud ente?
Excel          :Yaaa…..kaya’ loe yang tiap hari kerjaannya maen mulu di mushala. Kalo ngga’ sholat, ya baca al-qur’an. Udah gitu ngomongannya pake acara antum-antuman segala lagi,,BASI TAU NGGA’!
Firzie          :Seringkali penampilan itu bisa menipu lho..Gimana klo akhi bukti’in aja sendiri di dalem, kita itu basi apa ngga’…
Excel          :Terserah lo deh,,(firzie & excel masuk ke dalam)
Firzie          :Assalamu’alaikum..guys, kenalin nih Excel, dia murid baru disini.
Excel          :Hai, lagi pada ngapain lo?
Ali              :Ini, lagi belajar fisika..
Excel          :Hari gini masih belajar fisika!!BASI..
Ali              :Namanya juga sekolah, yaa belajar lahh…
Excel          :Eh, lo semua anak rohis yaa? Apa enaknya sih jadi anak rohis? Tiap hari kerjaannya cuma ngaji ama sholat doang, ekskul ngga’ kreatif tau nagga.BASI!!
Guna          :astagfirullah…kayanya akhi salah persepsi dech tebtang ROHIS. ROHIS itu bukan sekedar ekskul,tapi  SMAN 3 DEPOK. Rohis itu beranggotakan seluruh siswa-siswi muslim di sman 3 depok,akhi juga termasuk. Nah,kami-kami ini ya pengurus rohisnya. Rohis itu bertujuan sebagai sebuah wadah utama tempat berlangsungnya kegiatan-kegiatan islami di sman 3 depok,selain itu, secara tidak langsung rohis juga berfungsi sebagai pembimbing kegiatan-kegiatan lain di sman 3 depok.
Ardian        :di rohis sendiri kita juga punya banyak kegiatan loch, ngga cuman baca Qur’an ama solat doank. Ada mentoring yang dilakukan setiap minggunya setelah sholat jumat,trus biasanya sebulan sekali bakal diadain kegiatan-kegiatan yang dapat mempererat tali silaturahim antar pengurus rohis dan juga menambah wawasan,seperti rujak party,bedah buku dan sebagainya.selain itu kita juga punya event-event tahunan seperti peringatan maulid nabi,idul adha,isra mi’raj,launching rohis dan yang paling besar itu ESQ. Belum lagi kegiatan-kegiatan lain di luar program kerja,seperti mabit,buka puasa bareng,tafakur alam,majalah rohis,buletin and pokoknya banyak dech…
Firzi            :di atas itu semua,yang lebih ditekankan di rohis adalah bagaimana caranya membentuk pribadi-pribadi yang berkepemimpinan,dinamis dan islami.ya…sesuai visi sman 3 depok,rohis ingin membentuk kader-kader yang islami,cerdas dan mampu bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Makanya jangan heran kalo hampir semua orang-orang penting di SMAN 3 depok kaya’ ketua OSIS,ketua MPK,ketua-ketua ekskul dan siswa-siswi teladan adalah jebolan rohis. Karena untuk mencapai sebuah kesuksesan dibutuhkan keseimbangan antara otak,hati dan religi.
Arif            :dan yang pasti itu semua dilakuin dengan cara-cara yang aman dan nyaman buat remaja-remaja kaya’ kita. Gaul tapi islami.
Excel          :oh…gitoe yhupz? Kaya’nya asyik juga tuh.
Ali              :makanya masuk rohis!
Guna          :belom tau enaknya…
Ardian        :ya udah,hari jumat besok akhi dateng aja ke acara mentoring kita!abis sholat jumat di sini.
Excel          :ocre dech….
(teeet….tet….,suara bell berbunyi)
arif              : eh udah bell tuh,masuk yuks!!
(masuk kelas)
Hari Jum’at pun tiba. Setelah sholat jum’at, mushala dipenuhi oleh para ikhwan yang sesdang melakukan mentoring. Kali ini mentor dipimpin oleh para alumnie rohis sman 3 depok.
Ali              :Ssssst,,, excel mana?
Firzie          :Kaga’ tau tuh..Cup, excel mana?
Yusuf         :Meneketehe! Mangnya kenapa sich?
Firzie          :Ngga’, kemarin katanya dia mau ikut mentoring. Mangnya tadi dia ga ikut sholat jum’at?
Yusuf         :Tampang kaya’ dia sholat, kagak mungkin!
Mentor       :Ehem…!
F & Y         :Iya ka, maaf ka’! (salah tingkah)
Guna          :(dari tadi baca Qur’an) Sadaqallah…
Mentor       :Alhamdulillah…mudah-mudahan Allah memberikan pahalanya bagi yang membaca dan mendengarkan. Amien…
Excel          :Assalamu’alaikum…
Ikhwan       :Wa’alaikum salam..
Firzie          :Excel, sini! Ka’, kenalin ni excel, murid baru di smantie. Dia boleh gabung kan sama kita.
Mentor       :Subhanallah, boleh-boleh, (excel duduk) ya udah, kita mulai aja mentor kita kali ini. Gimana nieh, mau langsung mulai ke materi ato ada request materi mungkin?
Omen         :Gimana kalo Excel kenalin diri dulu,,soalnya kan kalo ngga’ kenal maka ta’aruf donk..
Mentor       :Oh iya, boleh-boleh silahkan..
Excel          :Mmmmm, nama gw excel, lengkapnya Vladimir Excel Antonio. Gw pindahan dari Bangkok.
Mentor       :Terus, motivasi ikut rohis?
Excel          :Iseng aja, abis mau berantem, anak-anak smantie baek-baek semua, lagian gue penasaran ama cerita mereka tentang rohis.
Mentor       :Yaaa udah materi kita hari ini…
Mentoring pun dimulai, excel yang pada awalnya hanya iseng-iseng aja jadi tertarik dengan materi yang disampaikan. Mentoring itu berlangsung selama hampir 3 jam, waktu yang cukup lama untuk excel sehingga ia terbuka pintu hatinya.
Mentor       :Sekian mentoting kita untuk kali ini, kita akhiri dengan lafadz hamdalah..
Ikhwan         :Alhamdulilllah…
Mentor         :Yaa udah, kaka’ pulang dulu ya.
Ardian        :Makasih yaa ka’, minggu depan kita lanjutin lagi.
Mentor         :Insya Allah, Assalamu’alaikum..
Ikhwan         :Wa’alaikum salam..
Firzie          :Gimana sel? Menurut akhi, mentoringnya basi ngga’?
Excel          :Gila, gw ngga’ nyangka’ kalo rohis bisa seasyik ini. Gw…gw… baru nyadar kalo selama ini tuh gue salah. Dan, astaghfirullah…dosa gue tuch udah banyak banged. Gw takut Allah ngga’ bakalan mau ngampunin gw. Gw…(nangis, terus yang lain berekspresi simpatik).
Guna          :Subhanallah, sungguh kuasa Allah tak terbatas. Hari ini Allah udah ngasih hidayah-Nya ke akhi.
Arif            :Tenang aja, sesuai dengan firman Allah surat Al-Furqan ayat 70-71 yang isinya: “Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan orang yang bertobat dengan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia itu bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya.” Jadi, akhi ngga’ usah takut ngga’ diampunin sama Allah.
Excel          :Tapi gimana caranya?
Firzie          :Yaa akhi jangan khawatir, Insya Allah kita bakal ngebantuin akhi koq.
Yusuf         :Iya sel, kaya’ sama siapa aja! Kita kan sesama muslim wajib tolong-menolong dalam kebaikan. Santai aja lagi…
Excel          :Thanks yaa guys…! Gw ngga’ tau apa jadinya gw tanpa kalian…(ikhwan yang lain berekspresi simpatik).
Omen         :Udah Ashar nih, sholat dulu yupz, entar kita terusin lagi.
Akhirnya Excel pun bergabung dengan rohis. Meskipun pada awalnya ia agak sulit menyesuaikan diri, namun ia pantang menyerah. Para pengurus rohis yang lain pun dengan hati terbuka mau membantu dan menerima excel apa adanya…2 bulan  telah berlalu, excel yang sekarang bukan lah yang seperti yang dulu lagi..
Excel          :(membaca Al-Qur’an, all cast. masuk)
Firzie          :Assalamu’alaikum…
Excel          :Sadaqallahul adzim, wa’alaikum salam.
Guna          :Cieee…ceritanya udah rajin nih baca qur’an.
Excel          :Iya donks, excel yang sekarang kan udah beda…
Yusuf         :Koq bisa?
Excel          :(berjalan ke penonton), makanya masuk rohis!
All cast.      :Belum tau enaknya!



Read More →

 

Copyright © 2011 TEATER SATU Unipdu | Powered by Blogger | Template by 54BLOGGER