Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
terima kasih untuk kunjungan anda di blog kami, kami sangat terhormat semoga naskah yang saya berikan ini manfaat buat kalian semua.
Naskah Teater
UANG DALAM KUALI
Karya
Lauhul Firdausi El Bahri
Sastra inggris
Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang
Aktor:
1. Orang membutuhkan
uang : Daifi
2. Orang kaya raya : Lafiel
3. 2 orang baju putih
putih : novi ama syifa
4. 1 orang nasehat : septa
5. Pasukan 1 : aziah
6. Pasukan 2 : ichi
7. Pasukan 3 : lyli
Suasana
panggung sepi masuklah 2 orang perempuan membawa baju putih putih dan membawa
kain hitam dan dilamnya ada seseorang.sampai di tengah tengah ada meja .
Suara
menggetarkan ruang dan memasuki pikirian penonton.
Orang
miskin : Uang, Uang, Uang, (
sampai kaki bergetar dan membawa kwalidi pingkul) s
Suara
gendang dan percikan air trus main
Orang
miskin : Uang,….. Uang,….. Uang…..,ku membutuhkan
uang, ku butuh pekerjaan, ku butuh,….. ku butuh ….uang,….. uang,….. uang, uang,….
Sampai
sampai gendang semakin keras orang miskin Slalu BIILANG uang dan uang,
Orang
kaya pun masuk. Dengan berjalan dg gagahnya dengan membawa sejumlah uang besar
dan di kipasinya dan menyombongkan diri.
Orang
kaya : ha…..ha…ha….. kaya
kaya kaya . kalian tau aku kaya ha…ha…ha… uang berkipasan …kaya kaya kaya …
hahahaha …lihat kamu.. lihat kamu … (menunjuk ke orang miskin) bodohnya dirimu,
bau, kotor, menjijikan, hahaha kaya kaya kaya .. hahaha ..
Orang
kaya pun keluar dari panggung .. suara menggendang bergeter slalu ke penonton .
Tinggal
orang miskin yang ada di panggung.
Orang
miskin : uang …. Uang ….. uang ….. dimana aada uang … uang,, uang ….
Masuklah
sang penasehat .dengan tarian yang menarik dan irama yang mengejutkan
Penasehat
:
wahai pemuda, apa kau tersesat hingga engkau tak bias melangkah. Malang
dan malangnya engkau kapan engkau bias membuka mata dan hatimu wahai pemuda,
kapan engkau membuka pikiran mu wahai pemuda, bergaul lah ..usaha apa yang kau
lakukan wahai pemuda ?
Orang
miskin : berdiri dan menunggu
datangnya uang .
Penasehat : sampai kapan , sampai kapan,
Orang
miskin : sampain aku
mendapatkan uang
Penasehat : dengan cara menunggu, wahai pemuda kamu
punya tangan , punya mulut,dan tubuhmu
utuh wahai pemuda.
Orang
miskin : uang ….. uang,,,… uang …… uang…......
Penasehat
pun keluar dari panggung orang miskin slalu menyendiri. Dan slalu mengatakan
uang uang …
Sampai
beberapa menit pasukan pasukan masuk.kaya tentara .
Semua
pasukan : wahai orang muda……
Pasukan
1 : bodohnya dirimu
Pasukan
2 : tak sedikitpun ada
ruang kosong untukmu .
Pasukan
3 : tolol … kapan engkau
bisa maju .
Pasukan
4 : jika hanya uang yang
kau sebutkan
Pasukan
1 : melangkahlah…
Pasukan
2 : pikirkankanlha
Pasukan
3 : lakukanlah
Pasukan
4 : bercerminlah
Semua
pasukan : lakukan lakukan
lakukan ….
(
sambil memutari orang miskin sampai beberapa menit )
Dan
setelah itu
Orang
miskin : diam diam kalian semua
diam diam diam ( sambil kebingungan dan trus kebingunga )
Orang
miskin :
diaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaammmmmmmmmmmmmm ( sambil memecahkan kwali dengan keras)
Dan
pasukan pun diam dan pingsan tergeletak …..
Orang
miskin pun menghela napas dengan tenang … dan masalahpun terpecahkan
Sekian
Terima
kasih
Karya
: lauhul Firdausi el bahri.





Posting Komentar